Arsip Bulanan: Mei 2024

Informasi Profile Lengkap untuk Fans Keras Dewi Persik

Informasi Profile Lengkap untuk Fans Keras Dewi Persik – Diva dangdut yang bernama asli Dewi Murya Agung ini terkenal di jagad musik dangdut Indonesia akibat joget khas Goyang Gergaji-nya. Dewi Persik adalah artis cantik sekaligus penyanyi slot bet kecil dangdut populer tanah air yang namanya selalu hangat dibicarakan.  Penyanyi yang biasa disapa Depe ini lahir di Jember, Jawa Timur pada 18 Desember 1985. Ia merupakan putri dari pasangan H. Moch Aidil dan Hj. Sri Muna. Dalam kehidupan percintaannya Depe pernah menikah dengan penyanyi dangdut yakni Saipul Jamil pada tahun 2005.

Pada tahun 2008 rumah tangga keduanya harus berakhir. Tak berapa lama, Depe menikah dengan pemain sinetron dan FTV yakni Aldiansyah Taher pada tahun 2009. Pernikahan keduanya berjalan singkat dan bercerai di tahun yang sama. Depe pertama kali dikenal masyarakat karena slot mahjong ways menciptakan goyang ‘gergaji’ dan viral di televisi juga sosial media. Lalu karier Depe pun melesat. Ia tak hanya bernyanyi, namun juga menguji kemampuan aktingnya dan berhasil membintangi sejumlah judul sinetron seperti ‘Mimpi Manis’ (2006) dan ‘Laila’.Tak hanya sampai di situ, berkat bakat aktingnya, Depe juga bermain dalam beberapa judul film horor yaitu ‘Tali Pocong Perawan’, ‘Tiran: Mati di Ranjang’, ‘Paku Kuntilanak’, ‘Arwah Kuntilanak Duyung’, ‘Lihat Boleh Pegang Jangan’, ‘Kutunggu Jandamu’,’Arwah Goyang Karawang’, ‘Mr. Bean Kesurupan Depe’. Kini selain bernyanyi, dirinya juga sibuk menjadi juri di salah satu pencarian bakat menyanyi dangdut di sebuah stasiun televisi.

Berikut Profile Dewi Persik

• Nama Lengkap: Dewi Murya Agung
• Nama Panggilan: Dewi
• Nama Panggung: Dewi Persik atau Depe
• Tempat, Tanggal Lahir: Jember, 16 Desember 1985
•Agama: Islam
• Nama Orang Tua: Mochammad Aidil (Ayah), Sri Muna (Ibu)
• Suami/istri: Angga Wijaya (2017)
• Anak: Felice Gabriel
• Profesi: Aktris dan penyanyi
• Akun Instagram: @dewiperssikreal

Walau banyak menghasilkan slot88 prestasi dalam bernyanyi dan akting, Dewi Persik juga sering menjadi perhatian publik dengan menuai banyak kontroversi.Di tahun 2005 dan 2007 Depe mengalami kemben melorot. Bahkan videonya tersebar luas di sosial media. Kemudian di tahun 2008 ia mengalami peristiwa tak menyenangkan karena payudaranya diremas oleh seorang penonton.Tidak terima atas kejadian tersebut, Depe membalas kelakuan penonton tersebut dengan memukul si pelaku. Demikianlah profil dan biodata Dewi Persik dan sejumlah kontroversinya yang berhasil Hallo Banten rangkum dari beberapa sumber

Sejarah Fashion Dari Zaman Kuno hingga Era Modern

Sejarah Fashion Dari Zaman Kuno hingga Era Modern

Sejarah Fashion Dari Zaman Kuno hingga Era Modern – Sejarah fashion adalah cerita yang panjang dan kompleks yang mencakup ribuan tahun perkembangan manusia. Fashion, atau gaya berpakaian, selalu menjadi cerminan dari kebudayaan, ekonomi, politik, dan status sosial suatu masyarakat pada spaceman slot suatu periode waktu. Berikut adalah garis besar sejarah fashion dari masa lalu hingga saat ini:

Periode Kuno

Mesir Kuno

Pada era Mesir Kuno, orang mengenakan pakaian yang dibuat dari linen, sebuah bahan yang cocok untuk iklim panas dan kering. Gaun shenti untuk pria dan kalasiris untuk wanita adalah pakaian umum pada saat itu.

Yunani dan Roma Kuno

Pakaian di Yunani Kuno lebih longgar, seperti chitons dan himations. Di Roma Kuno, toga adalah pakaian resmi untuk pria dan stola untuk wanita.

Asia Timur

Di Cina dan Jepang kuno, pakaian berornamen indah dengan sutra, katun, dan kain tenun halus sudah umum. Hanfu di Cina dan kimono di Jepang menjadi gaya tradisional yang masih dihormati hingga saat ini.

 Abad Pertengahan

Eropa

Mode di Eropa pada abad pertengahan dipengaruhi oleh feodalisme dan agama. Pakaian seringkali terbuat dari wol atau linen dan memiliki struktur sederhana. Golongan bangsawan mengenakan pakaian yang lebih indah, dihiasi dengan bordir dan hiasan.

Islam

Di wilayah-wilayah yang didominasi oleh Islam, pakaian seringkali lebih tertutup, mencerminkan nilai-nilai agama. Gaya busana seperti jilbab dan abaya mulai populer di dunia Islam pada masa ini.

Renaisans hingga Abad ke-19

Renaisans

Pada masa Renaisans, ada minat yang lebih besar pada mode dan gaya yang berbeda-beda, terutama di Italia dan Prancis. Pakaian menjadi lebih kaya dengan ornamen dan warna-warna cerah.

Abad ke-17 dan ke-18

Di Eropa, pakaian menjadi lebih rumit, dengan rok besar dan hiasan mewah untuk wanita, dan jas berbahan bagus untuk pria. Barok dan rokoko menjadi gaya yang sangat dihormati.

Abad ke-19

Ini adalah masa kebangkitan industri, yang memungkinkan produksi tekstil dalam skala besar. Pakaian wanita mencerminkan perubahan sosial dan ekonomi, dengan gaun yang lebih sederhana dan praktis. Di akhir abad ke-19, tren seperti korset menjadi simbol kecantikan.

Abad ke-20

Awal abad ke-20

Mode mulai berubah drastis di abad ke-20 dengan dimulainya Perang Dunia I dan II. Pakaian wanita menjadi lebih praktis dan bebas, dengan rok yang lebih pendek dan gaya berpakaian yang lebih kasual.

1920-an

“The Roaring Twenties” adalah masa kelahiran jazz dan gaya “flapper” yang sangat kasual untuk wanita. Pria mengenakan setelan jas yang lebih longgar.

1940-an

Selama Perang Dunia II, pakaian menjadi lebih praktis karena kebutuhan bahan yang terbatas. Gaya militer dan utilitarian mempengaruhi fashion.

1950-an

Mode berubah kembali setelah perang dengan kembalinya gaya feminin. Gaun bergaya A-line dan setelan jas yang tajam menjadi tren.

1960-an dan 1970-an

Ini adalah masa perubahan besar dalam mode, terutama dengan munculnya subkultur seperti hippie dan punk. Gaya ini menekankan kebebasan berekspresi dan eksperimentasi.

1980-an

Era ini dikenal dengan gaya berpakaian yang dramatis, termasuk penggunaan warna-warna cerah, bahan sintetis, dan pakaian olahraga.

1990-an

Mode menjadi lebih santai dan kasual, dengan tren seperti pakaian olahraga dan grunge.

Abad ke-21

2000-an

Tren mode menjadi lebih beragam dengan hadirnya internet dan media sosial. Gaya berpakaian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan semakin populer.

2010-an dan 2020-an

Tren seperti streetwear, athleisure, dan mode inklusif (yang mencakup berbagai ukuran dan bentuk tubuh) telah menjadi pusat perhatian. Media sosial terus memainkan peran penting dalam membentuk tren mode.

Fashion Mewah Ala Kim Ji Won di Queen of Tears

Fashion Mewah Ala Kim Ji Won di Queen of Tears

Fashion Mewah Ala Kim Ji Won di Queen of Tears – Drama terbaru TvN baru saja memasuki episode ke-3. Drama Queen of Tears (2024) yang diperankan oleh Kim Ji Won dan Kim Soo Hyun begitu menyita perhatian togel macau masyarakat. Tak hanya dari latar belakang pemain, jalan cerita, ada juga outfit yang digunakan para pemainnya. Berperan sebagai sosok perempuan karir yang sukses, Kim Ji Won yang memerankan tokoh Hong Hae In selalu menggunakan busana kantor yang begitu mewah. Harganya pun mencapai puluhan juta untuk setiap outer yang digunakannya, seperti blazer, longcoat dan lainnya.

QUEEN OF TEARS menjadi salah satu drama Korea paling populer saat ini. Dibintangi oleh Kim Soo Hyun dan Kim Ji Won, drama ini berhasil mencuri perhatian penonton, terutama karena gaya mewah Kim Ji Won yang memerankan karakter chaebol. Memerankan karakter chaebol bernama Hong Hae In, nggak heran kalau Kim Ji Won selalu tampil mewah di drama QUEEN OF TEARS. Lihat saja bagaimana gayanya saat memakai dress couture Valentino yang dibanderol Rp 87,4 juta ini.

Korset Kulit dari Alexander McQueen

ampilannya yang satu ini berasal dari acara konferensi pers pada Februari lalu untuk serial yang dibintanginya tersebut. Ji Won tampil anggun mengenakan atasan dengan potongan off-shoulder warna hitam polos dan rok midi bermotif abstrak dengan warna monokrom dari jenama Alexander MacQueen. Untuk mempertegas bentuk tubuhnya, Ji Won memakai sebuah korset dari bahan kulit warna hitam polos yang elegan. Korset kecil tersebut ternyata dihargai sekitar Rp34 juta. Sedangkan untuk sepatu, aktris yang pernah membintangi serial The Heirs tersebut kembali memakai sandal berhak tinggi dari slot spaceman jenama Gianvito Rossi dengan warna hitam polos. Queen of Tears juga jadi topik hangat di media sosial karena salah satu adegan dari episode sembilan. Itu menunjukkan Kim Ji Won, yang berperan sebagai pewaris kaya raya Hong Hae In, dengan percaya diri berjalan mengenakan topi baseball bertuliskan, “ELINE”.

Kaus Hitam Polos Seharga Rp38 Juta

Nyatanya, Valentino jadi salah satu jenama yang paling sering jadi pilihan busana Ji Won dalam serial ini. Ia mengenakannya pada salah satu potongan adegan di episode 2. Ji Won memakai sebuah kaus hitam polos dengan potongan lengan panjang seharga Rp38 juta. Selain kaus, perempuan kelahiran Seoul tersebut juga menggunakan rok midi dengan belahan samping yang dihiasi pita. Tampilan apiknya tersebut dihiasi oleh kacamatan hitam dari Gentle Monster dan sebuah tas tangan hitam dari koleksi Loco seharga Rp50 juta.

Blazer Putih dari Valentino

Pakaian fantastis lain yang dikenakan oleh Ji Won, ada blazer putih berlis hitam dari rumah mode asal Italia, Valentino yang jadi busananya pada episode 2. Blazer chic tersebut tampak menutupi kaus lengan panjang bergaris di dalamnya. Tak main-main blazer tersebut ternyata dipatok harga Rp76 juta dan Rp18 juta untuk kausnya.

Tak berhenti di sana, Ji Won juga tampak membawa tas dari jenama yang sama warna putih. Namun, bukan itu yang paling mencengangkan. Harga dari sepasang anting dan kalung merek Damiani yang dipakai oleh aktris kelahiran 19 Oktober 1992 tersebut mencapai Rp136 juta. Perhiasan dari koleksi Belle Epoque tersebut terbuat dari perak titanium dengan hiasan mata berlian asli.

Jaket dengan Taburan Mutiara

Kali ini, Ji Won alias Hong slot aztec gems Hae-in memakai sepasang jaket dan rok dengan potongan sederhana. Pakaian berwarna dasar hitam yang bertabur mutiara dan kristal tersebut adalah keluaran dari merek Soonil. Meski punya potongan yang tampak simpel, ternyata punya harga yang tidak sesederhana bentuknya. Sepasang pakaian yang dipakainya pada episode 13 serial roman tersebut dihargai Rp100 juta. Selain taburan mutiara dan kristal, ada hiasan bros berbentuk peniti pada salah satu sisi dadanya yang membuat tampilan Ji Won jadi ikonis.

Dress Rajut dan Tas Dior

Pada episode 8, aktris yang berperan sebagai tokoh Hong Hae-in tersebut tampak memakai sebuah gaun rajut dengan warna dasar pink pucat dari jenama Soonil. Dress mini dengan harga fantastis, Rp88 juta, ia padukan dengan sepatu hak tinggi warna merah darah dari jenama Roger Vivier.

Selain dress dan sepatu bermerek, Ji Won juga mengenakan sepasang anting dari Korloff yang harganya setara dengan mobil LCGC yaitu, Rp146 juta. Ia juga tampak menentang tas tangan Mini Lady Dior warna pink fanta yang berkilau.

Jas Merah dari Balmain

Dalam penampilannya pada episode 7 serial drama Queen of Tears, Kim Jiwon mengenakan pakaian serba merah dengan atasan jas warna merah cabai dari jenama Balmain. Jaket seharga Rp41 juta tersebut dipasangkan dengan bermacam aksesori mewah lainnya, seperti tas tangan dari Valentino berwarna merah dan sepatu hak tinggi dari Gianvito Rossi seharga Rp20 juta dengan warna yang senada. Selain itu, Ji Won memakai seperangkat perhiasan yang terdiri dari anting, kalung, dan gelang emas bermerek Bulgari yang harganya jelas tak murah.