Aliando yang Kini Mengalami Penyakit OCD

Aliando yang Kini Mengalami Penyakit OCD

naturalsalmoncollagenreviews.com – Pada awal Januari 2022 aktor Aliando Syarief membuat pernyataan mengejutkan saat tengah melakukan siaran langsung Instagram. Ia mengaku menarik diri dari dunia hiburan selama beberapa Togel Sidney waktu disebabkan mengidap Obsessive Complusive Disorder (OCD).

Pada akhirnya Aliando mencoba kembali berada di depan kamera dengan membintangi sebuah film. Tak cukup sampai di sana, ia juga menjajal kesempatan perdana bermain serial berjudul A+.

1. Bertemu Teman Jadi Obat

Selama di lokasi syuting A+, Aliando bertemu dengan lawan main seperti Antonio Blanco Jr, Nurra Datau, Ziva Magnolya, Livy Renata dan Reybong. Bekerja dengan teman-teman seumuran rupanya dianggap sebagai obat dari penyakit yang diidapnya.

“Selama syuting dan ketemu teman lain itu mengobati sih. Ketika membaca skripnya, karena ini serial pertama gue, jadi banyak hal baru yang gue dapat,” kata Aliando ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pekan lalu.

2. OCD Bukan Hambatan

Meski mengidap OCD, Aliando Syarief mengungkap togel singapore hal tersebut bukan sebagai halangan untuk terus berkarya. Ia berusaha menjalani kegiatan saat ini dengan sebaik-baiknya.

“Gue sampai sekarang masih OCD tapi bukan jadi hambatan. Ini memang nggak mudah tapi lilahita’ala aja. Hakuna matata (bahasa Swahili artinya jangan khawatir),” tandas Aliando

Apa Penyakit OCD yang di Alami Aliando Syarif?

Dijelaskan Mayo Clinic, Obsessive compulsive-disorder atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD) adalah gangguan di mana seseorang menampilkan pola pikiran dan ketakutan yang tidak diinginkan (obsesi) yang membuatnya melakukan perilaku berulang (kompulsif).
OCD sering berpusat di sekitar tema tertentu —misalnya, ketakutan berlebihan akan terkontaminasi oleh kuman. Untuk meredakan ketakutan tersebut, orang yang mengidap OCD akan mencuci tangan secara berulang hingga membuat tangan mereka sakit hingga pecah-pecah.

Gejala obsesi

Obsesi adalah pikiran, desakan, atau gambaran yang berulang-ulang muncul yang menyebabkan kecemasan.
Gejala umumnya meliputi:
  • Takut terkontaminasi dengan menyentuh benda-benda yang telah disentuh orang lain
  • Keraguan bahwa telah mengunci pintu atau mematikan kompor
  • Stres yang intens ketika objek tidak teratur atau menghadap ke arah tertentu
  • Muncul gambaran mengendarai mobil ke kerumunan orang
  • Menghindari situasi yang dapat memicu obsesi, seperti berjabat tangan

Gejala kompulsif

Kompulsif adalah perilaku berulang yang membuat pengidap merasa terdorong untuk melakukannya. Perilaku atau tindakan mental berulang ini dimaksudkan untuk mengurangi kecemasan terkait obsesi atau mencegah sesuatu yang buruk terjadi.
Gejala umumnya meliputi:
  • Mencuci tangan sampai kulit menjadi luka
  • Memeriksa pintu berulang kali untuk memastikan pintu terkunci
  • Memeriksa kompor berulang kali untuk memastikannya mati
  • Menghitung dalam pola tertentu